tool cleo mod for GTA san andreas

tool cleo sudah pasti sering anda dengar...
tool ini memungkinkan bagimana anda bsa memodif tampilan permainan GTA sa
saya tidak mau banyak bicara download aja disini

instalasi nya tinggal anda pasang pada dimana anda menarus hasil berkas istalasi permainan GTA SA nya
taruh cleo pada temapat dimana lokasi anda meninstal permainan GTA SA.

semoga bisa ya!!!!


download smadav pro versi terbaru

smadav ini adalah smafav pro.
keunggulan:
1.dafat scan lebih cpat
2.mengenali lebih dari 4000 virus local.
3.costumise tampilan
DLL..

anda daft download file nya disini

file terproteksi!!!!
ok anda dafat membayar atau via pulsa.
(semoga bermafaat)


perbedan antar osi refrence models dan TCP/IP

Disini akan dijelaskan beberapa perbedaan antara OSI refrence models dan TCP/IP models.

Penjelasan tentang OSI refrence models :

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

Penjelasan tentang TCP/IP.

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack



Dan beberapa perbedaannay seperti pada:
1.pada OSI refrence models :OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
1.pada TCP/IP models : TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
2.pada OSI refrence models : Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.(perbedaan terlihat pada badan yang mengembangkan OSI dan TCP.)
2. pada TCP/IP models : Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF. .(perbedaan terlihat pada badan yang mengembangkan OSI dan TCP.)

3. pada OSI refrence models : Model Referensi OSI (Open System Interconnection) merupakan salah satu standar protokol jaringan yang menggambarkan fungsi, tujuan, dan kerangka kerja suatu struktur Model referensi logis dalam sistem komunikasi.
Model referensi ini terdiri dari tujuh lapisan, yaitu:
1. Lapisan fisik (Physical Layer) lapisan ini merupakan lapisan paling bawah (dasar) yang bertugas mengendalikan dan mengatur semua hal yang berhubungan dengan masalah transport data, seperti:
a. menentukan karakteristik kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan
b. mentransfer dan menentukan bagaimana bit-bit data dikodekan
c. menangani interkoneksi fisik (kabel), mekanikal, elektrikal, dan prosedural.
2. Lapisan Keterkaitan Data (Data Link Layer) Pada lapisan ini paket data yang ingin dikirim akan berbentuk frame. Fungsi lapisan ini adalah menentukan protokol untuk pertukaran frame data yang lewat melalui kabel. Dengan kata lain, lapisan ini menganani hal yang berhubungan dengan pengambilan dan pelepasan paket data dari dan ke kabel, deteksi, dan koreksi kesalahan, serta pengiriman ulang data.
3. Lapisan Jaringan (Network Layer) Lapisan ini tugasnya adalah merutekan paket data ke tujuan yang seharusnya, mengendalikan operasi subnet, mengatasi semua masalah yang terjadi pada jaringan sehingga jaringan yang berbeda dapat saling terinterkoneksi.
4. Lapisan Transport (Transport Layer) Lapisan ini akan menerima data dari lapisan sesi, memecahnya menjadi potongan data yang lebih kecil, lalu meneruskannya ke lapisan jaringan. Selain itu, lapisan ini juga berfungsi untuk menjamin agar data dapat diterima di sisi penerima dengan benar.
5. Lapisan Sesi (Session Layer) Lapisan sesi ini mengijinkan para user untuk menetapkan session dengan user yang lainnya.
6. Lapisan Presentasi (Presentation Layer) Lapisan ini akan menterjemahkan struktur data yang telah direpresentasikan. Selain itu, pada lapisan ini juga terjadi kompresi data, enkripsi, deskripsi, dan konversi data.
7. Lapisan Aplikasi (Application Layer) Lapisan ini fungsinya menyediakan akses aplikasi ke jaringan dan terdiri dari bermacam-macam protokol.
(pada osi terdafat 7 lapisan)
3. pada TCP/IP models : 1.Protokol lapisan aplikasi: bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT).
2.Protokol lapisan antar-host: berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).
3.Protokol lapisan internetwork: bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP).
4.Protokol lapisan antarmuka jaringan: bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM)).


membuat menu di c++

Membuat Menu Dengan C++
Diposting oleh: suta32 at 7:30 AM

Menu dalam setiap program sangat penting keberadaannya. Dengan menu memungkinkan orang untuk memilih beberapa fungsi yang ada dalam satu pprogram. Berikut ini adalah contoh penggunaan menu dalam C++. Program berikut ini digunakan untuk menghitung luas bangun datar.

User dapat memilih menu untuk menghitung luas bangun datar dengan memilih menu yang sesuai, diantaranya:

1. Menghitung Luas Segitiga
2. Menghitung Luas Persegi
3. Menghitung Luas Lingkaran

Berikut ini adalah tampilan dari programnya:


Berikut ini adalah kode programnya:


//Contoh Membuat Menu
#include
#include

//Fungsi untuk menghitung luas Segitiga
float luasSegiTiga(){
clrscr();
float a, t, L;
cout<<"Menghitung Luas Segitiga\n";
cout<<"============================\n";
cout<<"Masukkan Alas : ";cin>>a;
cout<<"Masukkan Tinggi : ";cin>>t;
cout<L=(a * t)/2;
cout<<"Luas : "<getch();
}

//Fungsi untuk menghitung luas Persegi
int luasPersegi(){
clrscr();
int s, L;
cout<<"Menghitung Luas Persegi\n";
cout<<"============================\n";
cout<<"Masukkan Sisi : ";cin>>s;
cout<L= s * s;
cout<<"Luas : "<getch();
}

//Fungsi untuk menghitung luas Lingkaran
float luasLingkaran(){
clrscr();
float r, L;
const float phi=22/7;
cout<<"Menghitung Luas Lingkaran\n";
cout<<"============================\n";
cout<<"Masukkan Jari-Jari : ";cin>>r;
cout<L=phi * r * r;
cout<<"Luas : "<getch();
}

//Fungsi Utama
void main(){
int pil;
do {
//Membuat Menu
clrscr();
cout<<"Menghitung Luas Bangun Datar\n";
cout<<"============================\n\n";
cout<<"1. Menghitung Luas Segitiga\n";
cout<<"2. Menghitung Luas Persegi\n";
cout<<"3. Menghitung Luas Lingkaran\n";
cout<<"4. Keluar\n\n";
cout<<"============================\n";
cout<<"Masukkan Pilihan Anda : ";cin>>pil;

//Mengeksekusi pilihan user
switch (pil){
case 1: //jika pilihan=1
luasSegiTiga();
break;
case 2: //jika pilihan=2
luasPersegi();
break;
case 3: //jika pilihan=3
luasLingkaran();
break;
case 4: //jika pilihan=4
cout<<"\n\nProgram Selesai. Terima Kasih";
break;
default : //jika pilihan selain 1,2,3,4
cout<<"\n\nMaaf, Pilihan Tidak Tersedia !!!!";
break;
}
getch();
}while (pil!=4);//looping sampai Pilihan User = 4
}


tugas c++

Saturday, December 26, 2009

Multidimensional arrays in C++

Multidimensional arrays can be described as "arrays of arrays". For example, a bidimensional array can be imagined as a bidimensional table made of elements, all of them of a same uniform data type.



jimmy represents a bidimensional array of 3 per 5 elements of type int. The way to declare this array in C++ would be:

int jimmy [3][5];

and, for example, the way to reference the second element vertically and fourth horizontally in an expression would be:
jimmy[1][3]



(remember that array indices always begin by zero).

Multidimensional arrays are not limited to two indices (i.e., two dimensions). They can contain as many indices as needed. But be careful! The amount of memory needed for an array rapidly increases with each dimension. For example:

char century [100][365][24][60][60];

declares an array with a char element for each second in a century, that is more than 3 billion chars. So this declaration would consume more than 3 gigabytes of memory!

Multidimensional arrays are just an abstraction for programmers, since we can obtain the same results with a simple array just by putting a factor between its indices:
int jimmy [3][5];   // is equivalent to

int jimmy [15]; // (3 * 5 = 15)


With the only difference that with multidimensional arrays the compiler remembers the depth of each imaginary dimension for us. Take as example these two pieces of code, with both exactly the same result. One uses a bidimensional array and the other one uses a simple array:


#define WIDTH 5
#define HEIGHT 3

int jimmy [HEIGHT][WIDTH];
int n,m;

int main ()
{
for (n=0;n for (m=0;m {
jimmy[n][m]=(n+1)*(m+1);
}
return 0;
}

None of the two source codes above produce any output on the screen, but both assign values to the memory block called jimmy in the following way:



We have used "defined constants" (#define) to simplify possible future modifications of the program. For example, in case that we decided to enlarge the array to a height of 4 instead of 3 it could be done simply by changing the line:
#define HEIGHT 3 

to:
#define HEIGHT 4